Jumat, 20 September 2013

SANG PERINDU

Masih ingatkah kau atas rindu yang ku miliki ini
Melekat meski rotasi bumi sudah memiliki abadnya
Kadang khayal tak layak menghantui di sederet malam dan menghancurkan sekeping rasa
Dan kita pun benar-benar telah berbeda..

Kini hanya sampul wajahmu yang dapat kuterawang didunia maya
Saat kau tersenyum diatas bibir manis dan berkata bahwa kau telah bahagia
Lalu aku bisa apa dengan rindu yang tidak ada jawabnya?
Semua adalah hal sia-sia yang tak ada habisnya

Aku hanya bisa derdoa
Dan dalam sujud ku meminta
Semoga kelak kau masih mengenali wajah sang perindu ini
Yang tak pernah mampu melelapkan cinta disetiap penghujung malamnya